paradigma Institusi Teknologi ternama di kota Bandungs
ini dia.. mungkin uda ada yang pernah posting di blog lain ato pernah menulis ini di artikel manaa gitu..
ini opini pribadi.. mungkin ada yang mau menyanggah silahkan…
banyak kejadian dan hari2 yang dilalui dengan menyandang status sebagai mahasiswa institut teknologi ternama diĀ kota bandung ini..
baru hari kemarin saya datang ke sebuah seminar tentang obat-obatan ilegal yang beredar di kota bandung..
dan disana ada seorang pembicara yang berbicara seperti ini ” kita berbicara di lingkungan institusi ternama di kota bandung ini harus hati2, dikarenakan sedikit salah kata dapat menyebabkan kritik habis2an kepada kami”
itu contoh dalam seminar
contoh paling real dari dunia keluarga
“oh ini putranya yang di Institut ternama di kota bandung itu yaa?, hebat ya”
“wah kuliah di Institut teknologi ternama di kota bandung ya.. pasti pinter deh”
cukup.. mungkin lebi banyak kata2 lain yang terlontar yang sering kalian dengar sendiri
ini juga contoh real dari lingkungan
“wah gile hebat lo kuliah di institusi ternama di kota bandung, pasti susah ya”
“ortu lo pasti bangga lo kuliah di institusi ternama di kota bandung”
============================================================
oke selesai tentang institusi apalaah itu..
apa yang pengen gw tegaskan adalah.. mahasiswa2 yang kuliah di dalam sana mempunyai beban moral yang cukup tinggi untuk tetap membuat institusi itu tetap diatas..
sedangkan yang menjadi concern gw adalah
dahulu nama institut ini besar karena orang2 didalam nya,
dan sekarang orang2 di dalamnya terangkat karena nama besar dari institut ini..
jika anda sebagai mahasiswa institusi ini..
jangan bangga terlalu besar jikalau anda belum membuat sesuatu yang besar..
kalian masuk institusi ini bukan sesuatu yang besar,
kalian masuk himpunan bukan sesuatu yang besar,
kalian menjadi bagian dari civitas kampus bukan hal yang besar
kontribusi untuk membangun institusi,himpunan,dan civitas kampus yang akan menjadikannya besar..
Juni 1, 2009 pada 10:25 am
terkadang gw suka bangga atas almamater……….tapi setelah dah menyandang status “swas-ta” pikiran itu berubah, goes to real world bro, are we gonna geophysicist in real meanings,…………susah bung tuk dapat persaan kayak yg maneh tulis………..
nais posting gan….LANJUTKAN untuk dapat LEBIH CEPAT LEBIH BAIK agar dapat berkontribusi agar menjadi BESAR
sok2x an jd indoglish gini…piss ah…
eh dy bukannya gw emang dah besar yah ????? (loh…loh…..)–gedubrakz…belezekz…..
Juni 6, 2009 pada 2:02 pm
wehee nais komen gan.. ditunggu ijo2nya..ahahahah
mana ni blog ente?
Juni 3, 2009 pada 12:46 am
lama ga ngeblog…mampir ah…
bangga karena ane bisa kuliah Dy!!! itu aja…pake tenaga sendiri, pake uang sendiri… Kalo soal kuliahnya di institusi yang satu itu…itu bonus aja dari yang di Atas..hehe…ga bikin bangga, malah kayak jadi beban…bisa apa nih biar nama baik institusi tadi tetep berkibar?? ato kadang malah berpikir…kenapa dulu masuk sini yak??hihi…
peace ah!!! ternyata dunia luar lebih mengerikan…haha…
Met berjuang bro!!
September 16, 2009 pada 4:11 am
saLam kenal…
September 16, 2009 pada 4:12 am
hi.., dropping here…