ya mereka ber asumsi,
siapa mereka? mereka adalah mahluk bumi yang diciptakan oleh yang maha kuasa untuk memiliki indra Kepo yang sangat tinggi dan memiliki intuisi asumsi yang besar..
ya mereka juga yang selalu punya intrik untuk memaksa kita kaum pria untuk mengalah, mereka juga yang memiliki pemikiran jenius untuk setiap kali mengetes kaum pria dengan pertanyaan2 jebakan nya..
e.g:
mahluk itu: “aku cantik ga hari ini ?”
kaum pria : “iya kamu cantik hari ini”
mahluk itu: “jadi cantik nya hari ini aja? kmaren2 engga?!?”
kaum pria : [this is a set up] #kemudianhening
————
masi banyak contoh lain…
ya mereka juga yang punya 2002 cara berbicara implisit untuk mengungkapkan keinginan mereka
e.g:
mahluk itu: “dah lama ya kita ga makan sushi”
kaum pria: ” iya udah lama ya”
mahluk itu: “ntar kita makan malem dimana”
kaum pria: “makan nasi goreng aja yuk”
mahluk itu: [muka cemberut, diam]
kaum pria: “kok diem?”
mahluk itu: “GAKPAPA”
kaum pria: “kamu mau makan sushi? yauda yuk kesana”
mahluk itu: “gak usah udah ga mood”
kita bukan cenanyang yang bisa mengartikan seluruh kata GAKPAPA yang mereka lontarkan di setiap ke ambiguitasan di setiap situasi.. 2 suku kata dan mereka bisa diam 2 hari..
ya mereka adalah
W a n i t a
———————-
wanita memiliki daya jelajah kepo yang tinggi,
suatu hari di sebuah mall di pondok indah dimana banyak anak gaul berkumpul, gw dan 3 orang teman lain, 2 diantaranya wanita berjanji bertemu di sebuah restoran sushi ternama di mall tersebut.. sebut saja “sushi tei”
disini kami mengungkap seberapa kepo nya kah wanita, mereka bisa menelusuri sampai mantan orde 3 dari seorang pria, dan disnilah mereka ber asumsi..
tanpa tau menahu bagaimana cerita sebenarnya mereka membuat asumsi dan jika asumsi mereka bertemu dengan asumsi wanita lain maka akan tercipta sebuah novel asumsi.. ya gitulah pokonya…
sekarang apa yang membuat mereka berasumsi? hipotesa gw adalah “perhatian”, betul mereka memperhatiin lo.. every single step.. mereka ingin tau apa yang lo lakuin, siapa lo, dan siapa aja yg deket ama lo.. memang klo dipikir sweet si.. tapi tolong asumsi nya dikurangi..
dan tidak semua wanita berasumsi, pembelaan gw klo ada yg bilang “kata siapa cewe berasumsi? gw enggak” ya mungkin lo enggak tapi yg lain banyak.. tolong link blog post ini di sebar merata ke lelaki atau perempuan, pendekatan kualitatif lebih disarankan dibandingkan kuantitatif.. gw menghargai pria2 tertindas di luar sana yang bingung akan pacar nya yang aneh..
ya ini sekilas info aja, , ,
bilang aja curhat atas kejombloan yang mberanjak menggerogoti..hahahhaa
salam olah raga
selamat jalan super sic 58
Best Regards,
Oddy A Pranidhana













Analisis yg baik sekali dari bung oddy, terlihat seperti pengulangan emosi jiwa pada saat fase ke-2. Namun disayangkan banyak kata2 dari anda yg meng-isyaratkan esmosi yg terus membuncah…
Hahah.. No komeng gan!
mmm.. dilihat dr analisisnya ‘asumsi’ = ‘what if’ scenario? haha.. I’ll agree to this
Dan pria pun implisit kok.. misal: saat pedekate :p
basically it’s human..yg penting menyikapinya aja,
klo emg perhatian or mau bermain implisit klo kata Ei mah ga usah gengsi.. take it in a fun way with well behave confidence..
*ps: makanya cari pacar Dy..haghaghag