lagi-lagi

lagi2 bete.. hahahah

kebanyakan pikiran spekulasi malah bikin otak cape.. ya ga seeh?

tapi mo di biarin, trus nempel kaga lepas2…

nyambung tulisan CMC dibawah…

wakakakaka

ada berapa kutipan yang sering jadi pedoman gw

‘kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna…’

courtesy : yanyan H

‘ life is challenge and suicide is just simply runaway from the challange.’

courtesy : gusti SP

buat yang suka lebay bilang ‘aku ntar bunuh diri lo’, baca tuh kutipan diatas.. hahaha

dan kata2 saya sendiri

“hidup itu realistis,bukan melankolis”

klo yang kata2 saya terakhir suka kecletot sendiri.. haha kupret emang..

oiya ada satu lagi

‘aink ga suka kalo aink dibanding-bandingin,aink ya aink,mau gimanapun juga..’

courtesy : firman BK

udah cukup nangkep kali ya..

saya seorang oddy,tidak lebih, banyak kurang,dan semua kutipan diatas selalu terngiang di kepala..

wakakakak

mungkin ada yang punya kata2 inspiring lainnya bisa share..

tengkyu..

regard

dyod-

Advertisements

9 thoughts on “lagi-lagi

  1. dy kata-kata yang dr gw itu gw dapet dr temen gw nak if…

    dia dapet dari kutipan orang lain juga tapi ada ditambah dari dia sendiri.

    klo gw denger “hidup itu realistis,bukan melankolis” serasa laki banget men…

    kayaknya ya…. enak aja deh

    he19x

  2. @gusti: hahaha itu gunanya teman
    @anya: makanya jangan ngancem bunuh diri nya.. (lhooo??)

    @yanyan: gpp yan,gw dapetnya dari lo jadi ya gt dah.. hoho

    @nurul: btul, ga lebay juga mikirnya…hahahaha

  3. NI BACA DY…
    By Yessi Pratiwi Surya Budhi

    Wanita itu seperti polisi. Bukti sudah ada, tapi masih butuh pengakuan”

    Lha, koq jadi buka kartu sendiri. Buat Anda para pria. Duduk manis, dengerin saya 🙂

    Adalah si A sahabat saya, katanya suka sama B, tapi gak berani bilang. Rasanya sudah berbagai upaya saya lakukan demi membantunya meluruskan niat menyatakan perasaan. Kelamaan menunggu, akhirnya B balikan lagi sama mantan pacarnya. Lantas si A tau belakangan, ternyata A dulu juga suka sama dia.

    Ada lagi C. Katanya sudah lama mimpi-mimpi pacaran sama D, wanita yang selalu hadir di setiap tidurnya. Yang ingin disentuhnya, yang ingin dipersuntingnya. Yang di grab fotonya dari friendster, yang dipandangin sembunyi-sembunyi dari masa OSKM sampai akhirnya jadi swasta. Tapi cuman begitu. Kirim SMS ke D pun gak berani. Cupu.

    Jadi bingung sendiri, ada apa dengan pria? Biar bagaimana wanita katanya menjunjung emansipasi, wanita kebanyakan berpegang pada fitrahnya, menunggu.

    Sekarang apa? Mau bilang, “Kalau jodoh nggak akan kemana?” Men, cinta itu datang dengan usaha + kesempatan. Kalau kesempatan ada tapi gak ada usaha, nggak akan jadi cinta. Lalu, diantara pria katanya menunggu saat yang tepat untuk mengungkapkan. Ah, klise. Sotoy! Mana Anda tau kapan saat yang paling tepat itu akan datang.

    Lha, koq malah saya yang sewot? Habis saya ikutan resah melihat seorang teman. Dia gelisah gak berujung, merasa dicintai tapi gak diminta mendampingi. Padahal, namanya juga wanita. Kepastian itu kebutuhan. Kita nggak doyan bermimpi muluk-muluk untuk sesuatu yang terasa tidak mungkin. Mending kita menerima orang lain yang bersamanya kita nggak cuma melihat indahnya hari ini saja, tapi hari-hari sesudah besok juga, membangun keluarga dan rumah yang bahagia. Bukan orang yang katanya bilang cinta tapi bahkan untuk menunjukkan cinta itu ada dimana saja nggak bisa.

    Menjadi diam dan memendam perasaan itu menyakitkan, pun kalau kita bisa menyimpannya. Mencintai itu mulia, saya percaya pada keagungannya. Kita diberi rasa—yang kemudian disisipkan benih cinta—sebuah pengakuan kalau Adam dan Hawa memang ada dan saling melengkapi. Kalau wanita cinta pria, dia akan bilang “Aku cinta kamu”, tanpa syarat. Tapi, wanita bilang itu bukan tiba-tiba. Mungkin itu jawaban atas pertanyaan “Maukah kamu menemani hari-hariku?”

    Makanya, kalau Anda suka dia dan tampaknya dia suka juga, mbok ya disampein. Dipendam kan malah sakit. Mending diungkapkan. Toh, manusia itu bersifat baharu. Berubah-ubah. Kita cinta dia sekarang, belum tentu besok juga. Diterima syukur, ditolak tinggal tunggu lagi atau cari yang lain. Toh nggak ada yang bilang kalau kita cuman punya satu jodoh di dunia ini. Wekwekwekkk 😀 😀

  4. yeah, klo gw sih dy pedomannya cinta itu mestinya kaya tai,

    1. baunya kemana-mana, jd mestinya org disekitar bs nyium bau2 cinta itu

    2. bisa bikin org buru2 pulang kebut2, nyerempet2, kalang kabut kalo udh mau keluar, jadi mstinya klo cinta, ga akan tahan buat ngeluarin tuh perasaan

    3. mesti dikeluarin setiap hari untuk kesehatan, jd cinta itu mestinya ditunjukin setiap waktu biar hubungan tetep sehat tentunya

    4. klo mau boker tp ngga bisa itu bisa ngeluarin bau-bauan yg mengganggu, jadi klo cinta ama orang tapi mala ditahan-tahan, bukan cuma bikin mules perasaan sendiri, tp org laen jg bs sewot liatnya tauu

    5. yeah, ms banyak lah sifat tai lainnya yang bisa dipake buat analogi cinta

    cinta itu tai bgt emang. haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s